Sejak jaman dahulu hingga
saat ini, pendidikan adalah hal yang paling vital dalam kehidupan manusia.
Tanpa pendidikan, manusia tidak akan mampu mengasah otaknya dan memperoleh
pengetahuan ataupun informasi. Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana
dari orang dewasa yang bertujuan memandirikan fisik dan mental, namun secara
umun pendidikan dapat dikatakan sebagai proses belajar dari yang tidak tahu
menjadi tahu. Apabila tidak ada pendidikan, maka tidak akan ada satupun yang
tahu darimana dirinya berasal dan
diciptakan. Maka pendidikan itu sangatlah penting bagi manusia.
Kini pendidikan di Indonesia masih
dikatakan masih kurang bila dilihat dari sumber daya manusia yang masih minim.
Skil dan kemampuan serta pengetahuan orang Indonesia masih dibawah standar. Hal
ini disebabkan oleh banyak faktor, yang utama adalah faktor kesejahteraan
masyarakatanya. Kesejahteraan masyarakat yang minim atau sebut saja kemiskinan
masih menjadi permasalahan besar bagi negara Indonesia, mengapa demikian?
Kemiskinan dan sumber daya manusia adalah dua hal yang saling berkesinambungan,
kemiskinan membuat sumber daya manusia tidak terdidik karena tidak memiliki
modal untuk mengenyam pendidikan tinggi dan di sisi lain apabila sumber daya
manusia rendah maka akan berakibat kemiskinan. Dua hal ini tidak dapat
dikesampingkan begitu saja, namun pada kenyataannya dua hal ini masih menjadi
nomer kesekian di dalam permasalahan negara. Negara terlalu sibuk dengan segala
hal yang tidak pasti dan tidak begitu penting bagi warga negaranya. Para
pemegang kekuasaan terlalu sibuk dengan dunianya sendiri, sibuk dengan jabatan,
harta dan kekuasaan. Namun sangat disayangkan, apa yang telah mereka lakukan
malah merugikan negara dan warganya. Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme seakan
berjalan beriringan dengan para penikmat kursi empuk di gedung pencakar langit
itu. Kebanyakan dari mereka lupa dengan tanggung jawabnya sebagai pemegang
kekuasaan. Mereka yang memiliki pendidikan tinggi tak lebih dari orang yang
hidupnya di sekitar sampah. Mereka telah menyia-nyiakan apa yang telah mereka
dapatkan di dalam sebuah pendidikan, mereka gagal di didik menjadi manusia yang
bijaksana. Orang terdidik yang seperti itu memang pintar namun kepintarannya
disalahgunakan menjadi pintar korupsi, pintar umbar janji, pintar bohong dan
pintar memakai topeng. Pendidikan yang mereka dapatkan sangat sia-sia, mereka
tidak menghargai waktu dan kesempatan. Banyak anak-anak di Indonesia yang tidak
mampu mengenyam pendidikan dan penghidupan yang layak karena kesempatan mereka
tak sebaik kebanyakan orang. Mereka ingin para petinggi melirik keberadaan
mereka minimal memberikan sarana dan prasarana pendidikan bagi mereka.
Bagaimana Indonesia bisa maju apabila kenyatannya masih banyak kesenjangan
antara si kaya dan si miskin, si pintar dan si bodoh. Hal ini yang membuat
banyak aksi kriminal terjadi, pemukiman kumuh di pinggiran ibukota, pengagguran
yang tinggi dan kesejahteraan yang rendah. Semua ini bersumber dari pendidikan
yang rendah. Sebuah pendidikan tidak bisa dikesampingkan begitu saja, jangan
melihat dari permasalahan yang sudah bercabang tapi lihatlah akar dari
permasalahan tersebut. Apabila hanya memotong cabangnya maka masih mungkin akan
tumbuh cabang yang lain karena akarnya belum di pangkas habis. Memang tidak
bisa menyalahkan keadaan, kini saatnya merubah keadaan tersebut. Saling
membantu mengangkat derajat bangsa lebih baik daripada saling menghujat.
Seharusnya masyarakat sadar akan pentingnya pendidikan bagi kehidupan. Agar masyarakat sadar, harus ada yang memberikan
sosialisasi bagi masyarakat yang belum paham makna pendidikan. Karena sebuah
pendidikan adalah akar dari para generasi yang mampu membangun bangsa dari
keterpurukan. Tanpa pendidikan, sebuah bangsa akan hancur dan binasa.
Pendidikan adalah bagaimana kita belajar bukan bagaimana kita menjadi merasa
paling hebat diantara yang lain. Tidak ada yang salah dengan belajar karena
belajar tidak mengenal kata terlambat. Lebih baik terlambat daripada tidak sama
sekali. Maka daripada itu jangan menjadi manusia yang menyalahgunakan
pendidikan karena pendidikan adalah kunci dari sebuah kesuksesan dan
kesejahteraan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar