Kamis, 12 Juni 2014

Pendidikan?



Sejak jaman dahulu hingga saat ini, pendidikan adalah hal yang paling vital dalam kehidupan manusia. Tanpa pendidikan, manusia tidak akan mampu mengasah otaknya dan memperoleh pengetahuan ataupun informasi. Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana dari orang dewasa yang bertujuan memandirikan fisik dan mental, namun secara umun pendidikan dapat dikatakan sebagai proses belajar dari yang tidak tahu menjadi tahu. Apabila tidak ada pendidikan, maka tidak akan ada satupun yang tahu  darimana dirinya berasal dan diciptakan. Maka pendidikan itu sangatlah penting bagi manusia.
            Kini pendidikan di Indonesia masih dikatakan masih kurang bila dilihat dari sumber daya manusia yang masih minim. Skil dan kemampuan serta pengetahuan orang Indonesia masih dibawah standar. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor, yang utama adalah faktor kesejahteraan masyarakatanya. Kesejahteraan masyarakat yang minim atau sebut saja kemiskinan masih menjadi permasalahan besar bagi negara Indonesia, mengapa demikian? Kemiskinan dan sumber daya manusia adalah dua hal yang saling berkesinambungan, kemiskinan membuat sumber daya manusia tidak terdidik karena tidak memiliki modal untuk mengenyam pendidikan tinggi dan di sisi lain apabila sumber daya manusia rendah maka akan berakibat kemiskinan. Dua hal ini tidak dapat dikesampingkan begitu saja, namun pada kenyataannya dua hal ini masih menjadi nomer kesekian di dalam permasalahan negara. Negara terlalu sibuk dengan segala hal yang tidak pasti dan tidak begitu penting bagi warga negaranya. Para pemegang kekuasaan terlalu sibuk dengan dunianya sendiri, sibuk dengan jabatan, harta dan kekuasaan. Namun sangat disayangkan, apa yang telah mereka lakukan malah merugikan negara dan warganya. Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme seakan berjalan beriringan dengan para penikmat kursi empuk di gedung pencakar langit itu. Kebanyakan dari mereka lupa dengan tanggung jawabnya sebagai pemegang kekuasaan. Mereka yang memiliki pendidikan tinggi tak lebih dari orang yang hidupnya di sekitar sampah. Mereka telah menyia-nyiakan apa yang telah mereka dapatkan di dalam sebuah pendidikan, mereka gagal di didik menjadi manusia yang bijaksana. Orang terdidik yang seperti itu memang pintar namun kepintarannya disalahgunakan menjadi pintar korupsi, pintar umbar janji, pintar bohong dan pintar memakai topeng. Pendidikan yang mereka dapatkan sangat sia-sia, mereka tidak menghargai waktu dan kesempatan. Banyak anak-anak di Indonesia yang tidak mampu mengenyam pendidikan dan penghidupan yang layak karena kesempatan mereka tak sebaik kebanyakan orang. Mereka ingin para petinggi melirik keberadaan mereka minimal memberikan sarana dan prasarana pendidikan bagi mereka. Bagaimana Indonesia bisa maju apabila kenyatannya masih banyak kesenjangan antara si kaya dan si miskin, si pintar dan si bodoh. Hal ini yang membuat banyak aksi kriminal terjadi, pemukiman kumuh di pinggiran ibukota, pengagguran yang tinggi dan kesejahteraan yang rendah. Semua ini bersumber dari pendidikan yang rendah. Sebuah pendidikan tidak bisa dikesampingkan begitu saja, jangan melihat dari permasalahan yang sudah bercabang tapi lihatlah akar dari permasalahan tersebut. Apabila hanya memotong cabangnya maka masih mungkin akan tumbuh cabang yang lain karena akarnya belum di pangkas habis. Memang tidak bisa menyalahkan keadaan, kini saatnya merubah keadaan tersebut. Saling membantu mengangkat derajat bangsa lebih baik daripada saling menghujat. Seharusnya masyarakat sadar akan pentingnya pendidikan bagi kehidupan. Agar  masyarakat sadar, harus ada yang memberikan sosialisasi bagi masyarakat yang belum paham makna pendidikan. Karena sebuah pendidikan adalah akar dari para generasi yang mampu membangun bangsa dari keterpurukan. Tanpa pendidikan, sebuah bangsa akan hancur dan binasa. Pendidikan adalah bagaimana kita belajar bukan bagaimana kita menjadi merasa paling hebat diantara yang lain. Tidak ada yang salah dengan belajar karena belajar tidak mengenal kata terlambat. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Maka daripada itu jangan menjadi manusia yang menyalahgunakan pendidikan karena pendidikan adalah kunci dari sebuah kesuksesan dan kesejahteraan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar